Mobiltoyotasurabaya.com – Menjelang masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PELNI operator pelayaran laut nasional kembali meluncurkan program potongan harga tiket untuk memfasilitasi mobilitas masyarakat. Namun, seiring di bukanya diskon dan melonjaknya permintaan, PELNI Cabang Ambon memberikan peringatan tegas agar calon penumpang berhati‑hati terhadap travel atau calo nakal yang menawarkan tiket dengan diskon “khusus”. Diskon 20 persen dari PELNI jelas menjadi kabar bagus bagi banyak masyarakat terutama di Maluku, di mana kapal laut adalah moda transportasi vital.
Namun, PELNI Ambon melalui peringatannya menegaskan bahwa kemudahan dan potongan harga ini. Harus di barengi dengan kewaspadaan terutama terhadap praktik travel nakal atau calo tiket. Karena sekali terjebak tiket palsu atau ilegal, bukan hanya biaya yang sia‑sia. Tapi juga risiko di tolak naik kapal, bahkan potensi kerugian lainnya. Masyarakat di anjurkan memanfaatkan kanal resmi PELNI dan menghindari tawaran mencurigakan. Dengan demikian, liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026 bisa berjalan dengan aman, tenang, dan hemat seperti yang diharapkan.
Diskon Tiket 20% untuk Kelas Ekonomi
Sebagai bagian dari program stimulus transportasi laut. PELNI menyediakan diskon tiket sebesar 20 persen dari tarif dasar untuk tiket kapal kelas ekonomi. Tiket sudah mulai bisa dibeli sejak 21 November 2025. Diskon berlaku untuk keberangkatan mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Diskon tidak mencakup komponen biaya tambahan seperti asuransi dan pas pelabuhan sehingga potongan riil terhadap harga akhir sedikit lebih kecil. Jika menemukan penawaran mencurigakan calo, pihak tak resmi, media sosial yang tak resmi PELNI meminta masyarakat untuk melaporkan ke kantor cabang atau call‑center resmi.
Program diskon ini menyasar penumpang kelas ekonomi di seluruh rute kapal PELNI, termasuk area Ambon dan sekitarnya. Dengan diskon ini, di harapkan biaya transportasi laut menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat terutama bagi keluarga yang hendak mudik atau liburan pada masa Nataru. PELNI sendiri menargetkan bahwa diskon ini bisa dinikmati oleh ratusan ribu penumpang di seluruh Indonesia. Untuk itu, PELNI mengimbau agar masyarakat hanya membeli tiket melalui kanal resmi yaitu aplikasi resmi (Pelni Mobile) situs resmi loket. Di kantor cabang, mitra resmi (agen resmi), minimarket atau bank/layanan pembayaran yang telah bekerjasama.
PELNI Ambon Siap Hadapi Lonjakan Penumpang
Menjelang libur panjang, PELNI Cabang Ambon menyatakan kesiapan penuh untuk melayani lonjakan penumpang. Menurut Kepala Cabang PELNI Ambon, armada kapal telah di persiapkan dengan baik termasuk kapal reguler maupun kapal perintis yang melayani rute di Maluku dan sekitarnya. Selain itu, PELNI memastikan seluruh kapal menjalani pemeriksaan kelayakan (docking, keselamatan, peralatan dasar) agar tetap aman selama periode padat penumpang. Dengan persiapan ini, PELNI berharap masyarakat dapat memanfaatkan diskon dengan nyaman dan aman, tanpa memaksakan kapasitas atau mengorbankan keselamatan pelayaran.
Di tengah euforia diskon dan permintaan tinggi, PELNI Ambon mengeluarkan peringatan. Penting hindari membeli tiket melalui calo atau travel tidak resmi. Menurut pihak PELNI, praktik calo sering kali menghasilkan tiket palsu, nama penumpang tidak sesuai dengan identitas resmi (KTP). Atau harga yang di patok jauh lebih tinggi sehingga merugikan masyarakat. Beberapa modus umumnya calo membeli tiket resmi dalam jumlah besar, kemudian menjual kembali ke konsumen yang tidak di kenali atau mencetak tiket atas nama orang lain. Hal ini membuat calon penumpang berisiko di anggap “ilegal” dan berpotensi tidak di perbolehkan naik kapal saat pemeriksaan identitas di pelabuhan.
Mengapa Waspada Sangat Penting
Peringatan dari PELNI Cabang Ambon tidak tanpa alasan. Ada beberapa risiko nyata bila penumpang tergiur dengan diskon “lebih murah dari resmi” melalui calo Tiket Palsu atau Ilegal Tiket yang. Diperoleh dari calo tak resmi bisa jadi palsu atau atas nama orang lain. Sehingga saat verifikasi identitas di pelabuhan, calon penumpang bisa ditolak. Harga Berlebihan dan Potensi Penipuan Calo sering menjual tiket dengan harga jauh di atas harga resmi (terutama ketika kuota diskon terbatas) merugikan konsumen. Beban Administratif dan Risiko Keamanan Nama di tiket harus sesuai dengan KTP/Paspor bila berbeda, tiket di anggap tidak valid. Ini penting untuk keamanan dan pencatatan penumpang. Mengacaukan Data Penumpang & Operasional Kapal Penumpang ilegal bisa merusak data manifest. Menyebabkan masalah saat kapal berlayar baik untuk penumpang maupun operator. Dengan demikian, meskipun diskon resmi dari PELNI sangat membantu. Bersikap waspada terhadap praktik travel nakal adalah langkah penting untuk melindungi diri dan menjamin keamanan perjalanan.
Bagi masyarakat yang hendak memanfaatkan diskon Nataru 2025/2026 dan bepergian dari/ke Ambon atau Maluku. Berikut beberapa imbauan praktis dari PELNI Beli tiket segera dan jauh‑jauh hari melalui kanal resmi aplikasi Pelni Mobile, situs resmi, kantor cabang, atau mitra resmi. Pastikan identitas Anda sesuai nama di tiket harus identik dengan KTP/Paspor. Hindari membeli tiket atas nama orang lain. Waspadai tawaran diskon “terlalu bagus” dari agen media sosial atau pihak tak di kenal. Bila ragu, konfirmasi ke kantor PELNI terdekat Laporkan penyalahgunaan tiket atau penjualan ilegal ke pihak PELNI karena ada sanksi tegas bagi calo yang tertangkap. Cek status kuota diskon karena diskon berlaku sampai kuota habis. Bila sudah habis, tiket kembali ke tarif normal.